2015

Seorang kyai muda asal Surabaya berencana untuk menyempurnakan rukun Islam dengan menunaikan ibadah haji. Tidak seperti sekarang yang harus antri belasan tahun lamanya, di tahun 2006 itu kaum muslimin Indonesia masih relatif mudah jika berniat untuk melaksanakan haji. Kontan beberapa sahabat dan jamaah kyai itu berniat menyertai beliau untuk bersama-sama pergi ke tanah suci. "Mumpung kyai sendiri yang berangkat, kapan lagi kita dapat bimbingan ibadah gratis?" Begitulah kira-kira yang mereka fikirkan.

fatwa sesat kyai

Setibanya di kota suci Makkah, sang kyai tinggal bersama 3 sahabat karibnya. Salah seorang sahabat kyai ini (sebut saja namanya Adong) begitu memanfaatkan waktu-waktunya bersama sang kyai. Apapun yang berkaitan dengan rukun, syarat, atau segala hal seputar haji selalu ia tanyakan terlebih dahulu kepada kyainya.

Suatu ketika, disaat bapak kyai sedang asik muthala'ah mempelajari fatwa dan pendapat ulama' seputar ritual dan kesempurnaan haji, Adong nyeletuk bertanya "Yai, menurut sampean lebih afdhol mana antara jubah putih atau coklat?". Tanpa memalingkan pandangannya dari kitab Al-Idhah fi Manasik al-Haj wa al-Umrah, beliau menjawab "putih". "Mengapa putih kyai?" lanjut Adong. Masih asyik dengan bacaannya, kyai menjawab "sebab, putih adalah warna utama menurut nabi SAW. Lihat saja disini, dari imam masjid sampai raja Fahd sendiri, jubah yang mereka pakai berwarna putih."

Malam itu sehabis jamaah sholat Isya' di Masjid al-Haram, pak kyai datang dengan menenteng bungkusan. Sahabat-sahabat beliau yang penasaran segera mengerumuni beliau. "pak yai habis belanja?" tanya seorang teman. "Iya" jawab beliau. "Coba lihat pak kyai.." Adong dengan sopan mengulurkan tangan, ingin tahu apa isi bungkusan tersebut.

Begitu berhasil membongkar belanjaan sang kyai, muka Adong tampak sangat kecewa. "Loh, pak yai beli jubah coklat? Padahal tadi saya pingin sekali jubah warna coklat, tapi sampean suruh saya beli yang warna putih. Ini fatwa menyesatkan namanya!". Pak kyai sedikit kebingungan, tapi cepat beliau menjawab "Kalo saya, jubah warna putih kan sudah banyak pak. Jadi boleh lah beli yang coklat".

Melihat itu, jamaah lain tersenyum cekikikan. "Pak Adong, makanya kalau minta fatwa yang jelas dong! Biar jawaban kyai bisa tepat sasaran." Hahaha. (Elfa)

Bismillahirahmanirrahim,

Alhamdulillah, was shalatu was salamu ala rasulillah, wa ala alihi wa shahbihi wa man walah. Wa ba'du.

Setelah saya mengikuti sawir Hikam yang rutin diadakan ORISSA (Oganisasi Remaja Islam Sidosermo SurabayA) dua minggu sekali, ada terbesit keinginan untuk menulis apa yang saya dapatkan dari kegiatan sawir tersebut. Mulanya, saya ingin asatidz dan kiai yang saya anggap lebih ahli untuk menuliskan terjemah Hikam sebagai hasil dari kegiatan sawir itu. Namun rasa sungkan kepada mereka dan takut mengganggu waktu beliau-beliau yang sudah cukup padat itulah yang membuat saya memberanikan diri menuliskan terjemah Hikam di blog komunitas santri ini. Toh jika ada dirasa salah dan kurang tepatnya, mereka dengan ringan hati akan memberikan koreksi.

Harapan saya, semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi penulis khususnya, santriyin santriyat, kaum muslimin, serta pembaca yang mencari pencerahan yang terkandung dalam untaian kata-kata bijak ulama' sufi. Semoga pula usaha menerjemahkan kitab Hikam ini menjadi amal kebajikan yang berbalas berlipat-lipat kebaikan di akhirat kelak. Amin.

Sekilas tentang penulis Hikam, Ibnu Athaillah As Sakandari

Nama lengkap beliau adalah Tajuddin Abu al-Fadl Ahmad bin Muhammad bin Abd al-Karim bin Athaillah al-Sakandari al-Judzami al-Maliki al-Syadzili (1260 M - 1309 M / 658 H - 709 H). Mulanya, karena kefanatikan Ibnu Athaillah pada ilmu fiqih, beliau mengingkari kebenaran tasawuf dan memusuhi ulama-ulama sufi. Hingga pada suatu kesempatan, Ibnu Athaillah bertemu dengan sayyidi Abul Abbas al-Mursi. Pertemuan itu sangat berkesan bagi Ibnu Athaillah hingga beliau menyadari kebenaran ilmu tasawuf dan menjadi murid kesayangan al-Mursi.

Sepeninggal gurunya, Abu al-Abbas al-Mursi tahun 686 H, Ibnu Athaillah menggantikannya sebagai mursyid tariqah Syadziliah. Tugas ini beliau emban tanpa meninggalkan tugas mengajar di kota Iskandariah. Setelah pindah ke Kairo, beliau bertugas mengajar dan ceramah di Masjid al-Azhar. Dan termasuk tempat mengajar beliau adalah Madrasah al-Mansuriah di Hay al-Shaghah.

Masjid Ibnu Ataillah As Sakandari

Murid dan kitab karangan Ibnu Athaillah

Beliau mempunyai banyak murid yang kemudian menjadi ahli fiqih dan tasawwuf, di antaranya adalah Imam Taqiyyuddin al-Subki, ayah syaikh Tajuddin al-Subki, pengarang kitab Thabaqat al-Syafi’iyyah al-Kubro.

Sebagai seorang ulama, Ibn Athaillah meninggalkan banyak karangan kitab. Mulai dari sastra, tasawuf, fiqh, nahwu, mantiq, falsafah sampai khitobah. Sayangnya, beberapa kitab karangan beliau hilang jejaknya. Namun di antara kitab karya beliau, kitab Hikam yang paling masyhur dan banyak dikenal.

Hikam Ibnu Athaillah

Sesuai namanya yang berarti beberapa hikmah, kitab Hikam berisi kumpulan kata mutiara (hikmah) yang keseluruhannya berjumlah 264 hikmah (selain tulisan Ibnu Athaillah yang ditujukan untuk sahabat-sahabat beliau, dan do'a serta munajat beliau yang juga mengandung banyak sekali hikmah).

Untaian kata hikmah dalam kitab ini begitu indahnya, sehingga Ibnu Ajibah dalam kitab Iyqadh al-Himam menceritakan bahwa seorang faqih yang dikenal dengan nama Al Banani berkata: "Hikam Ibnu Athaillah laksana wahyu. Andai sholat diperkenankan menggunakan selain al Qur'an, tentu akan dibacakan kata-kata Hikam."

Terjemah Hikam dalam blog AlaSantri.com

Dalam menerjemahkan kitab Hikam ini, saya banyak merujuk keterangan dari syarah Hikam karya Ibnu Abbad ar Rundi dan Abdullah bin Hijazi al Syarqawi sebagai rujukan utama. Opini dan pendapat pribadi saya tekan seminimal mungkin, sehingga maksud dari pesan-pesan Ibnu Athaillah tetap terjaga keasliannya.

Saya menyadari bahwa penelitian saya yang singkat menyimpan berbagai kekurangan. Karenanya, komentar, saran dan masukan berbagai pihak sungguh sangat saya harapkan.

Akhir kata, wa billahi at-taufiq wa al-hidayah.
Wassalamu'alaikum wr wb.

sumber:
Muhammad Abdul Maqsud Haykal dalam pengantar Syarah Hikam li Ibn Abbad ar Rundi, Markaz al-Ahram cet. 1, Kairo 1988 M. | WikiWand.com | ar.wikipedia.org | en.wikipedia.org


penulis
Syamsurrijal Ahmad
Penulis adalah khadimul ma'had dan pengajar di pesantren Al Ahih dan Madrasah Hikmatul Banat Li Ahlin Najiyah, Surabaya.

mutiara hikam, hikmah 1

Min alamatil i'timad ala al-amal nuqshanur raja' inda wujudiz zalal
Sebagian dari tanda-tanda manusia yang mengandalkan amal adalah berkurangnya harapan ketika berbuat kesalahan (zalal).

Syarah / Penjelasan

Bergantung dan menyandarkan segala sesuatu hanya kepada Allah adalah sifat arifin (orang-orang yang mengenal Allah), sedangkan bergantung dan mengandalkan sesuatu pada selain Allah adalah sifat orang-orang bodoh yang lupa kepada Allah.

Hamba Allah yang ma'rifat itu tenggelam dalam lautan tauhid. Sehingga bagi mereka, khauf (takut pada Allah) dan raja' (berharap pada rahmat Allah) selalu sama dalam keadaan apapun. Ketika mereka beramal dan beribadah, maka yang mereka saksikan adalah jalannya ketentuan takdir dan campur tangan Allah, sehingga ibadah mereka tidak akan mampu menambah pengharapan pada rahmat Allah (raja'). Pun demikian ketika mereka terperosok dalam sebuah kesalahan. Yang mereka saksikan adalah kuasa Allah, sehingga kesalahan itu tak akan menambah rasa khauf dan tidak pula mengurangi rasa raja'.

Bukan berarti arifun itu tidak takut berbuat dosa, atau tidak berharap akan pahala. Mereka pun punya perasaan khauf dan raja'. Namun, ketakutan mereka pada siksa Allah sama besarnya ketika mereka berbuat dosa atau sedang melaksanakan ibadah. Dan harapan mereka (akan rahmat Allah) tidak akan berkurang ketika terjadi salah, sebagaimana juga tidak bertambah ketika mereka beramal kebaikan.

Dalil al-Qur'an dan Hadits

Maksud dari Ibnu Athaillah rahimahullah dalam kata hikmah ini adalah mendorong hamba Allah untuk tidak berpegang pada amal perbuatannya, namun melihat segala sesuatunya sebagai anugerah Allah. Sehingga seorang pendosa tidak akan mudah berputus asa pada rahmat Allah, tetapi selalu berharap akan kasih sayang Allah SWT.

Yang demikian itu sebagaimana firman Allah "Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS. Asy Syura: 25)

Nabi bersabda: "Kalian tidak akan masuk surga dikarenakan amal perbuatan kalian. Sahabat bertanya, apakah engkau juga ya rasul Allah? Nabi berkata; Aku juga. Tetapi Allah telah meliputi diriku dengan rahmat-Nya". (HR. Bukhari Muslim).

Wallahu a'lamu bis shawab.

penulis
Syamsurrijal Ahmad
Penulis adalah khadimul ma'had dan pengajar di pesantren Al Ahih dan Madrasah Hikmatul Banat Li Ahlin Najiyah, Surabaya.

Kitab Mughni al-Muhtaj ila Ma’rifah Ma’ani Alfadh al-Minhaj (مغني المحتاج إلى معرفة معاني ألفاظ المنهاج) merupakan kitab fiqh madzhab Syafi'i karya al-Imam Syams al-Din Muhammad ibn Ahmad al-Khotib al-Syirbini (977H). Kitab ini merupakan uraian (syarah) untuk kitab Minhaj al-Thalibin karya Imam al-Nawawi yang dianggap sangat penting dalam perkembangan fiqh madzhab Syafi'i.

Mughni al-Muhtaj

Kitab Mughni al-Muhtaj ini mendapat sambutan yang luar biasa besar dalam dunia Islam, kerana dalam mengurai kata-kata Minhaj yang sulit difahami, pengarang menggunakan bahasa yang ringkas namun padat akan ma'na sehingga menjadikannya mudah dimengerti. Selain itu, al-Khotib al-Syirbini juga membahasakan topik dengan menarik.

Pandangan-pandangan fiqh al-Khotib al-Syirbini diyakini merupakan pendapat mu'tamad dalam mazhab Syafi‘i. Yaitu pandangan-pandangan beliau mengenai sesuatu permasalahan yang tidak disentuh dalam karya-karya al-Imam Ibn Hajar al-Haytami, al-Imam Syams al-Din al-Ramli dan al-Shaykh Zakariyya al-Ansari.

Sekuler merupakan sebuah ideology yang memisahkan antara daulah (negara) dengan kanisah (gereja). Ya, awal mulanya sekuler terjadi di dunia barat. Bagi sang Sekuler, ada ‘terbesit’ tidak puas dengan otoriter gereja (pada waktu itu). Pihak Kristen yang terus ‘bergandengan’ tangan dan menjadi landasan kebijakan pihak daulah (kenegaraan, red). Hal ini, yang menjadi benih sekuler ditumbuhkan. Rasa tidak puas dan merasa paling benar dan tidak butuh patuh pada petuah kanisah.

sekuler

Gerakan penebaran benih pemisahan ini sangat bergejolak, baik memunculkan ideology yang sangat bertentangan dengan gereja seperti Aristoteles yang menyatakan bumi itu bulat karena (bagi gereja) bumi itu datar, atau pun berbagai macam ideology lainnya. Tidak cukup disitu, gerakan pemisahan ini pun direalisasikan dalam bentuk lain, baik itu menghasut dan sebagainya.

Kemudian apa yang terjadi? Mereka berhasil. Coba kita menilik Turki, Kemal Attaturk berhasil meruntuhkan Turki Ottoman, Dia pun menebarkan sekularisme. Rakyat dihasut agar membenci kerajaan, umat muslim pun dipecah belah.

Kalau kita teliti, sebenarnya Sekularisme itu dibangun dengan ambisi yang besar. Ambisi berdasarkan ideologi materialistis yang bertujuan untuk memiliki kuasa dan harta. Ambisi ini tidak akan padam meskipun kekuasaan dan harta itu telah terkumpul. Sekularisme juga dibangun dari ‘gerakan bawah tanah’. Ya, sebuah gerakan protes rakyat yang anti pemerintahan.

Lantas, apa dampak dari pemisahan antara pemerintahan dengan gereja? Dampaknya sungguh sangat luar biasa. Diantaranya adalah:

1. Pemisahan individu dari individu lainnya

Sekuler ‘sukses’ menumbuhkan benih egois antara satu individu dengan individu lain. Ya, bahkan kita tidak jarang menyaksikan ‘pemandangan’ ini atau ‘bed view’ pada masyarakat perkotaan modern.

Pemukiman kota tidak mengenal satu tetangga ke tetangga lain. Ya, memang suatu pemandangan yang tidak wajar dan jauh dari ‘ruh keindonesiaan’ yaitu ruh gotong royong, dan jelas jauh dari ruh keislaman, Allah berfirman, “Sesungguhnya mukmin adalah bersaudara, dan perbaikilah persaudaraan kalian” (QS. alhujurat:10).

Tidak cukup disitu, ada lagi yang baru yaitu ‘generasi merunduk’. Yups, generasi pemuda yang hanya mencatut matanya di depan layar ponsel. Entah, merunduk itu membaca SMS, mengupdate status FB, mentweet temannya dan sebagainya. Ya, merunduk tentunya tidak akan menghiraukan satu sama lain. Sebuah pemandangan aneh bukan? Lantas, siapakah yang menciptakan mereka menjadi generasi merunduk? Ataukah rakyat kota benar-benar berubah menjadi masyarakat egois?

2. Pemisahan lawan jenis

Pergerakan sekuler tidak cukup disitu, mereka mencoba memisahkan satu lawan ke lawan jenis yang lainnya. Kaum Adam dipisahkan dengan kaum Hawa. Maksud pemisahan disini adalah pemisahan dari arti ‘ruh kemanusiaan’ dan fitrah manusia. Kalaupun kedua jenis ini berinteraksi, mereka hanya berinteraksi dengan dasar syahwat belaka. Ketika hal ini dijadikan mainpoint, maka hanya interaksi yang dilandaskan kenikmatan duniawi saja yang dipikirkan. Kenikmatan yang hanya sekejap. Hubungan bebas, pacaran dan interaksi haram lainnya akan tumbuh subur. Dampak negatif dari fenomena ini sangatlah jelas dan mencengangkan, HIV, AIDS, broken home dan seterusnya. Dampak yang tentu sangat tidak kita inginkan.

Hal ini sangat berbeda dengan teori Islam tentang interaksi Adam-Hawa. Dr. Muhammad Said Ramdlan Buti dalam karyanya “Al Mar’ah” menyebutkan, bahwa tujuan yang lebih penting dalam interaksi Adam-Hawa (dalam hal ini adalah menikah) ialah tercapainya kehidupan terarah, kedewasaan, menciptakan ‘hawa’ mawaddawah wa rahmah, serta menumbuhkan benih-benih yang ‘siap’ menjadi estafet Adam-Hawa itu sendiri.

3. Dan terakhir, Pemisahan agama dan negara

Ini adalah rentetan sebuah gerakan ‘non interaksi’ yang digairahkan oleh kaum sekuler. Mereka mencoba menggiring kesebuah ‘peradaban’ yang memaksakan pemisahan antara negara dan agama. Agama dan negara dijadikan seolah bertentangan, yang berakibat dikotomi dan pengkotakan satu sama lain. Agama hanya mempunyai wilayah di masjid, surau, madrasah, atau pun wilayah lainnya yang sangat jauh dari wilayah negara. Negara hanya berdiri dengan undang-undang kenegaraan bukan undang-undang keagaaman.

Yang pasti akan terjadi adalah; negara menjadi ‘liar’ dengan undang-undang dan logika manusia. Sementara agama hanya terbatas berkutat di urusan surau, masjid dan madrasah. Undang-undang pun dibuat jauh dari undang-undang syariat Islam. Maka, tidak jarang yang dicetuskan adalah undang-undang yang bertolak belakang dengan agama. Misal, undang-undang larangan poligami bagi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Padahal, agama tidak pernah melarang itu, baik PNS atau pun Non PNS, iya bukan?

Lantas timbul sebuah pertanyaan, “Kenapa sekuler terus menggurita dan merambah dunia Islam, toh padahal ideology sekuler muncul di dunia Kristen?”. Tentu ini adalah sebuah fenomena tersindiri. Ya, fenomena tertular virus sekuler. Sebenarnya, umat Islam tidak harus mengikuti ‘trend’ sekuler yang sudah menggurita itu, tapi lebih dari itu, umat muslim harus bersatu padu untuk saling mengingatkan satu sama lain. Watawashoubil haqqi watawashoubisshobr.

Fenomena sekuler memaksa kita untuk menela’ah pedoman hidup kita, Alqur’an. Allah berfirman, “Mereka melupakan Allah, dan Allah telah melupakan mereka” (QS. Attaubah: 67), atau pun ayat yang lainnya, “Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang melupakan Allah, Karena lantas Allah melupakan diri kalian” (QS. Alhasyr:19). Dua ayat ini jelas memberikan indikasi bahwa sebenarnya bukan kita yang melupakan Allah, tapi Allah lah yang akan meninggalkan kita. Berbanding lurus bukan? Ya, Sebuah pemandangan ‘lurus’. Jika kita melupakan Allah, maka Allah pun akan melupakan kita.

Jadi, dengan kita melupakan dan meninggalkan Allah, maka Allah lah yang akan meninggalkan kita. Dan setelah kita meninggalkan Allah, yang terjadi kita akan menjadi terasing. Terasing dengan terisolasi antar individu, terisolasi antar Adam-Hawa, dan terisolasi antara korelasi agama-negara.

Dan terakhir, setelah kita melihat berbagai macam fenomena sekuler yang menggurita, Alqur’an pun menyindirnya. Maka, untuk menanggulanginya adalah hanya dengan mendekatkan diri pada Allah, patuh pada perintah dan laranganNya. Dan jimat terpenting adalah, “tidak pernah menganggap ideology itu bagus selain ideology Islam, dan tidak lupa terus menfilterisasi berbagai macam ideology yang ada”. Allah berfirman, “Hari ini, aku telah menyempurnakan bagi kalian agama kalian, dan aku sempurnakan bagi kalian nikmatku, dan aku rela islam menjadi agama kalian” (QS. Almaidah:3). Wallahu a’lam bisshowab.

Nb. Artikel ini ditulis setelah mengikuti kuliah umum Alhabib Prof. Abdullah Baharun (Rektor Al-Ahgaf). Tentunya dengan perubahan dan penambahan.

penulis
Muhammad Ufi Ishbar Naufal
Penulis adalah khadimul ma'had dan pengajar di Madrasah Diniyah, Purwodadi, Grobogan Jawa Tengah.

Gold Chain Method for Building Economic Poor
( Metode Rantai Emas Untuk Pengentasan Kemiskinan)
Oleh : Muhammad Ufi Ishbar Naufal
Identitas terkadang penting dan memberikan dampak ‘positif’ pada sebuah revolusi. Tapi, tidak pada santri. Dan santri layak untuk tetap ‘PeDe’ dengan identitasnya dan terus melaju ikut membangun sebuah roda emas dari kemiskinan. Dan dari pesantren, kita berjaya!
(penulis)

A. Prolog

Manusia lahir di dunia ini lengkap dengan berbagai macam kebutuhan. Dan kebutuhan itu menjadi lazim adanya. Mulai kebutuhan yang bersifat primer (kebutuhan pokok) seperti sandang, pangan dan papan (tempat tinggal), kebutuhan sekunder, dan ada kebutuhan tersier.

Semenjak bayi, manusia membutuhkan bubur sebagai konsumsinya, baju, pampers dan sebagainya. Pelajar membutuhan uang saku, buku, dan ada yang lainnya. Orang tua dan semua manusia membutuhkan sesuatu yang disesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing.

Alqur’an ‘menyindir’ hal ini sebagaimana yang termaktub dalam surat Ali-Imron (14):
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

Dr. Isa Abduh membagi kebutuhan (Need) manusia menjadi dua. Yaitu kebutuhan umum (hajah ammah) dan kebutuhan tertentu (Hajah Khossoh). Hajah Khossoh adalah kebutuhan yang diperlukan bagi individu atau anggota keluarga tertentu, seperti makanan pokok, pakaian, tempat tinggal dan sebagainya. Adapun Hajah ammah merupakan sebuah kebutuhan yang lingkupnya lebih luas lagi. Seperti menjaga keamanan sebuah negara dan atau sebuah populasi, kesehatan umum, menyeimbangkan harga pasar dan sebagainya.[1]

Setelah secara ‘emosi’ manusia itu membutuhkan banyak hal untuk memenuhi kebutuhannya, maka tidak dapat memungkiri mereka akan bertindak ‘anarkis’ dan bahkan jahat untuk memenuhi kebutuhannya tadi. Maka tidak asing kita melihat pencurian, perampokan, dan sikap anarkis lainnya yang didasari untuk memenuhi ambisinya dalam mencapai tarjetnya.[2]

Abu Zidan Elmakarim menuturkan bahwa harta bisa merusak diri seseorang, imannya, dan lain sebagainya.[3] Allah menjelaskan tentang hal ini dengan menuturkan cerita tentang Karun yang diadzab dengan dibenamkan ke dalam bumi[4], dan atau kisah-kisah yang lainnya. Begitu pula sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh albazzaz. Nabi menuturkan akan bahaya fakir, tapi beliau pun lebih mengkhawatirkan umatnya yang berkecukupan. Karena beliau tidak mau fenomena adzab di jaman terdahulu menimpa pada umatnya.[5]

Setelah kita menyadari akan bahaya sebuah kemiskinan, maka kita akan mencoba untuk mengentaskan kemiskinan dengan mengidentifikasikan sumber kemiskinan itu sendiri. Karena kemiskinan bukan sebuah ‘harga mati’ yang tidak bisa dirubah. Tapi kita harus selalu berupaya untuk mengubahnya dengan terus bertawakal dan berdoa.[6] Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam menegur arab badui setelah diketahui menelantarkan untanya, dia berkomentar tentang tawakkal pada unta tadi. Dan nabi menegurnya dengan mengikat untanya dulu kemudian bertawakal.[7]

A.1. Studi Kasus

potret kemiskinan di Indonesia
Indonesia adalah negara kaya. Mempunyai berbagai jenis pepohonan, perkebunan, perhutanan, dan sebagainya. Indonesia pun diapit oleh dua samudera, hindia dan pasifik. Dan tentunya, kekayaan laut pun sangat melimpah.

Akan tetapi, masih banyak rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Menurut Berita Resmi Statistik No. 45/07/Th. XIV, 1 Juli 2011 Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Indonesia pada Maret 2011 mencapai 30,02 juta orang (12,49 persen). Adapun No. 06/01/Th. XV, 2 Januari 2012. Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36 persen).[8]

Dan sekitar 88 persen penduduk Indonesia adalah muslim. Dari data tersebut, sekitar 35 persen diantaranya adalah jamaah Nahdatul Ulama’ (NU). Dengan kata lain, jumlah warga NU sebanyak 71,14 juta jiwa dari populasi penganut Islam sebanyak 203,28 juta jiwa.[9]

Diasumsikan, sekitar 30% dari warga NU atau sebanyak 21,34 juta berada dalam kategori miskin. Angka kemiskinan warga NU tersebut paling tidak mencapai 65,6% dari jumlah penduduk miskin yang diklaim pemerintah pada tahun 2009 yaitu sebesar 32,53 juta jiwa.[10]

Dari problem view tadi, kita bisa melihat betapa ‘mirisnya’ kaum nahdliyyin, yang lumrahnya diasumsikan sebagai kaum santri. Tentunya, problem view ini tidak bisa dibiarkan menggelinding dan pasrah begitu saja atas nama tawakal. Namun kita sendiri yang harus berusaha sekuat tenaga untuk mengubah, sementara setelah itu, kita akan tawakal dan pasrah padaNya.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. (QS. Arra’d : 11). Dengan tegas, Allah menyindiri akan perintah untuk berusaha, tapi tidak lupa untuk tidak menyampingkan berdoa.

A.II Faktor Penyebab Kemiskinan

Faktor penyebab kemiskinan, diantaranya adalah:

  1. Sumber Daya Manusia (SDM) yang lemah
  2. SDM sangat dibutuhkan seseorang dalam pengentasan kemiskinan. Karena, ide, kreasi, inovasi dan sebagainya itu muncul dari potensi seseorang. Dan SDM yang lemah ini mempengaruhi untuk bersikap ‘bodoh’ dan acuh tak acuh akan situasi dirinya. SDM lemah juga mendorong seseorang untuk bersikap pasrah dan tawakal. Dan tentunya dengan gaya pikir lemah akan menimbulkan gaya hidup pasrah dan acuh tak acuh akan kemiskinan. Ini berakibat sulit untuk keluar dari kubang kemiskinan.

  3. Produktivitas dan gairah kerja rendah
  4. Diantara penyebab kemiskinan adalah produktivitas dan etos kerja yang rendah. Indonesia memiliki banyak sumber daya alam. Akan tetapi, jika tidak dibarengi dengan produktivitas dan etos kerja yang tinggi, maka sumber daya alam itu pun tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Dan jelas, maka pengentasan kemiskinan akan jauh dari harapan.

  5. Kurangnya lapangan pekerjaan
  6. Lapangan pekerjaan menjadi mutlak dibutuhkan. Karena dengan tersedianya lapangan pekerjaan maka seseorang mempunyai ‘harapan’ dan ‘andaian’ untuk bangkit dari keterpurukan. Apalagi, bagi seseorang yang kurang memiliki berbagai macam kreativitas. Dan kurangnya lapangan pekerjaan menjadi salah satu penyebab merebaknya kemiskinan.

B. Uraian judul

B.1. Arti kata

  • Gold artinya adalah emas, kencana[11].
  • Chain artinya adalah rantai[12].
  • Method artinya yaitu cara, metode[13].
  • Building yang terdiri dari patron kata dasar build dan tambahan ing artinya adalah pembangunan[14].
  • Economic artinya adalah masalah-masalah ekonomi[15].
  • Dan Poor artinya adalah miskin atau melarat[16].
Dari arti di atas, berarti Gold Chain Method (disingkat GC Method) adalah sebuah gerakan ‘rantai’ emas untuk mengentaskan problem-problem kemiskinan. Dikatakan rantai, karena didalam metode GC Method ini, akan ada sebuah keterikatan dan rantai antara satu anggota ke anggota lain, dan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya. Dan mainstream dari GC metode adalah kesejehteraan berantai dari satu anggota ke anggota lain. Yang akhirnya tercipta kesejahteraan umum atau maslahah ‘ammah. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut :

C. Penjelasan GC Method

C.1. Pembangunan BFC ( Building of Financial Capital)

BFC atau Building of Financial Capital adalah pembangunan dan penggalian modal. Tahap awal ini sangat urgen. Karena, suatu kemustahilan dalam sebuah pergerakan ekonomi tidak diawali dan didasari dengan modal. Dan tentunya, tidak cukup dengan ‘modal’ berani atau semangat. Tapi lebih penting dari itu, dibutuhkan modal berupa financial.

Adapun metode BFC bisa berupa :
  • Pengumpulan Modal dari anggota
  • Pengumpulan modal dari anggota ini bisa berupa penarikan sejumlah uang yang sama dan dikelola secara bersama. Dan ini berupa akad syirkah. Dan dalam program GC method ini yang lebih diutamakan adalah pengumpulan dana dari banyak anggota.
  • Modal dari Bank dan atau lembaga simpan pinjam
  • Pengumpulan dana dari bank atau lembaga simpan pinjam ini berupa meminjam atau hutang sejumlah uang pada bank, dan setelah itu dikelola.
Tapi, penulis lebih menitikberatkan BFC dari anggota. Karena jika modal dari bank, maka akan mengalami banyak hal yang tidak menguntungkan, diantaranya adalah bunga dan kerugian ditanggung perorangan. Berbeda dengan penarikan modal dari anggota. Maka, kerugian ditanggung bersama, dan suku bunga pun tidak ada. Dan sifat kekeluargaan dalam GC method ini lebih dikedepankan.

C.2. Rancangan Usaha (Effort Planning)

Tahap Effort Planning atau disingkat (EP) ini dilakukan setelah tahap awal yaitu modal sudah tersedia. Tahap EP ini dilakukan dengan membidik bisnis yang memang berpeluang, baik secara financial atau keuntungan bersama secara keanggotaan.

EP ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, dan asal bidik saja. Karena, akan berdampak fatal. Tapi, bukan berarti tidak berani membidik atau bergerak. Lebih dari itu, EP harus melihat peluang dan efesiensi suatu planning record atau planning usaha. Dan dalam makalah ini akan dijelaskan tentang EP berupa usaha budidaya lele yang akan dijelaskan berikut ini.

C.3. Rancangan Marketing (Marketing Planning)

Step ini tidak jauh pentingnya dari step-step sebelumnya, karena marketing-selling ini sangat dibutuhkan oleh sebuah bisnis. Dan tentunya, GC Method mempunyai trik untuk marketing ini. Dan diantara caranya adalah sebagai berikut :
  • Octopus Marketing (OcMarket)Atau (Gurita pemasaran)
  • Kita tahu, bahwasanya organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama adalah sebuah organisasi besar, dengan pengikut yang banyak. Dan Indonesia memiliki penduduk yang besar. Oleh karena itu, ini adalah pangsa pasar yang sangat menggiurkan. Tentunya, tidak harus pangsa pasar adalah Nahdliyin (warga NU), tapi jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar pun sangat menguntungkan bagi sebuah usaha. Adapun OcMarket atau Octopus Marketing (Gurita Pemasaran) adalah metode pemasaran yang melakukan selling kepada konsumen secara langsung, atau pun dapat melakukan perekrutan untuk menjadi tengkulak.
  • Star Marketing Planning (Smar-P)
  • Star Marketing Planning adalah sebuah perencanaan Bintang pemasaran. Dikatakan bintang, karena produsen akan menjual sendiri. Dan planning ini bisa berdampak positif dan negative. Adapun dampak positifnya adalah:
    • Produsen bisa mengatur harga pasar sendiri.
    • Produsen mampu mendapatkan untung lebih, karena tidak harus memikirkan harga ‘di tangan kedua’, dan konsumen bisa langsung menikmati harga dari produsen.
    • Produsen bisa lebih kreatif dan lebih mendengarkan suara konsumen, karena terjadi kontak langsung dengan konsumen.
    Dan, dampak negativnya adalah:
    • Metode ini sangat menguras waktu dan melelahkan, karena produsen disamping dipaksa memikirkan produksi, juga dipaksa menguras tenaga untuk marketing-selling.
    • Berdampak negative jika tidak diimbangi dengan relasi dan affiliate yang kuat untuk marketing.
    • Metode ini pun sangat berbahaya jika tidak diimbangi dengan ‘fitrah’ manusiawi, karena produsen mampu memonopoli harga dan barang produksinya.

D. Studi Pendalaman, Aplikasi dan Pengayaan dari Gold Chain Method

Setelah kami jelaskan view of basic Gold Chain method, maka kami perlu lebih spesifikasi lagi dengan pengayaan dan aplikasi pada sebuah usaha. Dan usaha yang menjadi ‘proyek’ kami adalah budidaya lele. Adapun step-stepnya sebagai berikut:

Step One : Pendanaan dan permodalan

Step one ini, yaitu pendanaan dan pencarian modal. Dalam step ini, bisa dilakukan melalui iuran dari beberapa orang kaya, dan selanjutnya mereka menjadi investor. Dan akad dalam syari’ahnya adalah akad syirkah. Investor ini bisa hanya memberikan sejumlah dana untuk diolah oleh orang lain, atau pun mereka bisa ikut nimbrung dalam usaha ini. Atau step ini dapat dilakukan melalui hutang pada bank.

Step Two : Effort Planning

Setelah dana itu telah tersedia, kita melangkah step two, yaitu effort planning. Dalam budidaya lele, kita bisa melakukan banyak planning untuk melakukan sebuah usaha, diantaranya:
  1. Lele dapat dijual per ekor, yang selanjutnya bisa diolah menjadi pecel lele, pepes lele dan seterusnya.
  2. Lele dapat diolah menjadi abon lele
  3. Lele dapat diolah menjadi kerupuk lele
  4. Lele dapat diolah pula menjadi bakso lele.

Step three : Marketing Planning

Tentunya, permasalahan selanjutnya adalah marketing-selling. Karena pemasaran produk begitu penting, maka menjadi keharusan bagi sebuah usaha untuk memiliki marketing system yang baik dan rapi.

Untuk pemasaran ikan lele ini sangatlah menarik. Karena, disamping ikan lele bisa diolah menjadi pecel lele yang sangat digemari oleh banyak kalangan, lele pun bisa diolah menjadi abon lele atau krupuk lele sebagaimana telah dijelaskan diatas.

Adapun pemasarannya menggunakan metode OcMarket seperti yang telah kami singgung diatas, maka bisa dilakukan dengan:
  1. Perekrutan ‘anak’ OcMarket
  2. Hal ini, dilakukan dengan perekrutan anggota untuk menjadi marketing atau menjadi seller. Anggota yang direkrut bisa dari warga NU atau non-NU. Dan tentunya, perekrutan ini dipilih dengan anggota yang memiliki ‘syarat-syarat’ bekerja, seperti memiliki dedikasi dan potensi seller, memiliki ‘rasa’ giat yang tinggi, dan sebagainya. Perekrutan ini sangat penting, dan sangat efektif jika bergabung dengan instansi ormas seperti NU. Karena misalnya, NU cabang Sumatera bisa mengorganisir, mendata, dan mengontrol warganya yang menjadi ‘anak’ dari OcMarket. Mendata dengan mengontrol warganya yang memerlukan lapangan pekerjaan dan memang ‘layak’ untuk bekerja, mengontrol warganya tadi dengan selalu menilik dan mempelajari kinerjanya. Tentunya, produksi yang akan dinikmati dan dipasarkan untuk NU cabang Sumatra bukan pecel lele, tapi krupuk lele ataupun abon lele. Karena, jika berupa pecel lele dengan mengirim atau mengekspor lele, maka akan berefek samping berat, diantaranya adalah takut busuk atau pun rusak.
  3. Marketing dengan Star Marketing Planning method
  4. Dalam hal ini, maka kita akan menyediakan produksi lele, baik berupa seekor lele utuh, atau pun abon lele, krupuk lele dan berbagai macam lainnya. Dan kita akan menjadi produsen tunggal atau star marketing, dan akan didatangi para tengkulak atau pun konsumen kecil-kecilan. Akan tetapi, dalam GC Method, kita akan menerapkan dua hal marketing ini, baik itu Octopus Marketing atau pun Star Marketing Planning. Karena, hal ini sangat berguna bagi kelancaran produksi.

E. Epilog

Kemiskinan adalah sebuah fenomena, dan musibah nasional bahkan global. Tidak hanya pemerintah yang terus dituntut untuk mengentaskan dan mengatasinya. Tapi lebih dari itu, setiap individu dan atau kelompok untuk terus berusaha mencoba membenahinya. Apalagi sebagai orang muslim, kita harus mencoba membenahi dan membantu saudara kita yang miskin.

Syeikh Yahya Bin Syarofuddin Annawawi dalam kitab minhaj menuturkan untuk menolak kemadharatan orang muslim, baik itu berupa membantu dalam kemiskinan dan atau lainnya. Dan beliau menjelaskan bahwa ini pun termasuk fardlu kifayah[17].

Setelah kita sadar akan banyaknya kebutuhan keseharian (daily need) maka pemenuhan kebutuhan menjadi mutlak adanya. Dan pengentasan kemiskinan pun menjadi pokok.

Melalui GC Method, kita mencoba melakukan ‘gebrakan’ dengan membangkitkan etos kerja, dan tentunya akan berdampak pada kebangkitan perekonomian, terutama bagi kaum santri. GC Method ini pun tidak terus mengedepankan duniawiy dengan menanggalkan ukhrowiy. Tapi lebih dari itu, BEP terus memadukan dua hal ini. Karena duniawiy dan ukhrowiy adalah ibarat dua mata uang yang tidak memungkinkan untuk dipisahkan.

Tidak terlalu mengedepankan duniawi dengan membantu mencarikan win solution bagi sesama anggota, atau lainnya. Membantu dengan menyediakan lapangan pekerjaan melalui perekrutan menjadi anak OcMarket, atau pun bisa menyediakan lapangan pekerjaan dengan menjadi bagian dari produksi.

GC Method adalah sebuah metode dan aplikasinya dalam mengentaskan kemiskinan dan economic problem dalam masyarakat, terutama bagi kaum Nahdliyin. GC Method adalah sebuah ‘proyek’ yang sederhana dan tidak muluk-muluk, karena GC Method sangat mudah untuk dilakukan. Kalau pun dirasakan sulit, itu tidak lain disebabkan dari organisir yang kurang tepat atau pun sebab-sebab lainnya.

Dan akhirnya, dengan GC Method kita akan membangun sebuah ‘peradaban perekonomian’ yang dihalalkan oleh agama, dan menjadi sebuah kemandirian ekonomi pesantren yang jaya.


Setelah melihat Gold Chain ini, maka diharapkan dapat mengurangi dan ataupun membantu mengentaskan kemiskinan, dan tercipta lapangan usaha. Baik itu lapangan usaha yang tersedia melalui EP (Effort Planning) atau MP (Marketing Planning). Dan dengan mendapatkan pekerjaan, maka kemiskinan itu dengan sendirinya dapat teratasi. Wallahu a’lam.

[1] Abduh, Dr. Isa. Iqtishod al islamiy madhal wa manhaj. Hal 65.
[2] Alkharsyi, Abdussalam. Fiqh al fuqoro wal masakin vi alkitab wa alsunnah. Hal.470. cet. Dar el muayad.1423 H.
[3] Elmakarim, Zidan Abul. Binaul iqtishod vi el-islam min elqur’an wa elsunnah. Hal. 67. Cet. Dar elturots. 1378H/1959M.
[4] Q.S. Al-Qashash : 76 - 82.
[5] Tatay, Muhammad. Idlohul ma’aniy alkhofiyyah vi al-arba’in annawawiyah. Hal. 395. Dar el wafa. 1998 M.
[6] Elawadliy, Dr. Raf’at elsayyid. Al-Dlowabit elsyar’iyah lil iqtishod. Hal. 34
[7] Idem. Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim.
[8] Menurut BPS (Badan Pusat Statistik).
[9] http://masjidjami.com/info/pbnu-targetkan-1000-bmt-di-seluruh-indonesia.html
[10] Idem
[11] Echols, M. John. dan Hassan Shadily, Kamus Inggris-Indonesia.
[12] Idem
[13] Idem
[14] Idem
[15] Idem
[16] Idem
[17] Annawawi, Abi zakariya yahya bin syaraf. Minhajuttolibin. Hal. 518.

penulis
Muhammad Ufi Ishbar Naufal
Penulis adalah khadimul ma'had dan pengajar di Madrasah Diniyah, Purwodadi, Grobogan Jawa Tengah.

Abu Zayd 'Abd al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun al-Hadrami (عبد الرحمن بن محمد بن خلدون الحضرمي) dilahirkan di Tunisia 27 Mei 1332. Keluarganya berasal dari Hadramaut, Yaman. Karena itulah Hadrami dinisbatkan kepada beliau.

Ibnu Khaldun
Monumen Ibn Khaldun di Tunisia
Sumber: ar.WikiPedia.org

Keluarga Khaldun pindah ke Spanyol pada saat permulaan penaklukan Islam. Selama empat abad setelah itu, keluarga Khaldun menetap di Seville dan dalam kondisi kaya raya.

perkebunan milik keluarga Khaldun
Bangunan dan perkebunan yang pernah menjadi milik keluarga Khaldun di Seville
Sumber: ar.WikiPedia.org

Namun, penaklukan oleh orang-orang Kristen menyebabkan banyak orang Arab Islam menyeberangi selat Gibraltar menuju daratan Afrika. Dan beberapa waktu sebelum penguasaan Seville oleh Ferdinand III atas Leon dan Castille, keluarga Khaldun pindah ke Tunisia.

Pengungsi-pengungsi dari Spanyol jauh lebih berbudaya dan berpendidikan daripada penduduk asli Afrika Utara. Ayah sang ahli sejarah ini segera menjadi ahli hukum dan bekerja dengan tekun mempelajari fiqh, Ketuhanan serta sastra, hingga ia menjadi kurban dari wabah yang sangat ditakuti, Kematian Hitam (Black Death).

Setelah beliau mendapatkan pendidikan cukup yang berupa menghafal Al-Quran, bahasa Arab, puisi dan ilmu hukum, Ibnu Khaldun mulai terjun ke dalam kehidupan masyarakat pada usia dua puluh tahun. Ia menjadi sekretaris Sultan Fez di Maroko.

Masjid tempat Ibnu Khaldun ngaji
Masjid di Tunisia tempat Ibnu Khaldun kecil menimba ilmu
Sumber: ar.WikiPedia.org

Beberapa tahun kemudian, Ibn Khaldun pergi ke Spanyol dan bekerja pada Sultan Granada (غرناطة) yang kemudian mengirimnya sebagai duta kepada Pedro yang kejam, raja Castille (Peter the Cruel).

kerajaan Granada
Kerajaan Granada, Spanyol
Sumber: ar.WikiPedia.org

Di Seville beliau sangat tersentuh hingga menangis ketika melihat monumen kekuasaan nenek moyangnya. Karena cerdas, maka raja Kristen menawarkan padanya bahwa ia akan mengembalikan wilayah keluarganya bila Ibnu Khaldun bersedia bekerjasama dengan raja itu. Ibn Khaldun menolak, ia mengatakan: "Aku akan selalu setia kepada nenek moyangku, adat-istiadat mereka, kaumku dan kepada Islam. Aku tak akan pernah menjadi Kristen dan tidak pula aku mengharap anak-anak dan cucu-cucuku tumbuh sebagai orang-orang Kristen!"

Kemudian Ibnu Khaldun kembali ke Afrika Utara bersama keluarganya dan berkhalwat hidup menyendiri di Qal’at Ibn Salamah, istana yang terletak di Tehret, Algeria. Selama empat tahun beliau berkhalwat untuk menulis Kitab Mukaddimah dan sejarah umum dunia, yang kemudian dirampungkan penulisannya di Tunisia. Berbarengan dengan itu ia menyibukkan diri belajar dan memberi kuliah di masjid Universitas Zaituna, Tunisia.

Ibnu Khaldun kemudian memutuskan untuk pergi haji ke tanah suci Makkah ketika tragedi terbesar dalam hidup beliau memukulnya; kapal yang membawa keluarganya dari Tunisia menuju Mesir hancur karena badai di laut dan memusnahkan segala miliknya, yaitu "kekayaan, kebahagiaan dan anak-anak."

Gagal melaksanakan ibadah haji di tahun itu, beliau bermukin di Mesir dan bekerja sebagai ketua pengadilan di pengadilan hukum Maliki. Ibnu Khaldun banyak mencari kedamaian dalam salat-salat yang dilakukannya, dan dengan membaca Al-Quran. Setelah bekerja tiga tahun sebagai ketua pengadilan, beliau melanjutkan hajinya yang tertunda. Kemudian kembali dari Arab menuju Mesir, dengan maksud ingin hidup tenang.

Tetapi, kesedihan kembali menjumpainya, paling menyedihkan di antara semuanya. Ketika Damaskus diancam serangan Mongol yang liar itu, Ibn Khaldun termasuk salah satu yang terdaftar untuk diikat di tembok kota untuk memperundingkan perjanjian dengan Timurlane.

Raja penakluk itu heran melihat penampilan ahli sejarah ini dan sangat terkesan ketika Ibn Khaldun membacakan beberapa bagian dari sejarah umumnya yang menyangkut pengisapan liar oleh tentara Timurlane, dan memintanya memeriksa bila ada kesalahan yang mungkin telah dibuatnya dalam catatan sejarahnya! Timurlane bahkan menawarkan pada Ibn Khaldun sebuah kedudukan yang kemudian ditolaknya. Ketika bangsa Mongol menguasai Damaskus, dialah yang menyelamatkan banyak jiwa tak bersalah.

Setelah pulang ke Mesir, Ibn Khaldun sekali lagi ditunjuk sebagai Ketua Pengadilan di Pengadilan Syari’ah di Kairo, kedudukan yang masih dipegangnya ketika beliau meninggal dunia pada usia 73 tahun (19 Maret 1406). Semoga Allah mengampuni dosa-dosa beliau dan memberikan manfaat ilmunya kepada kita semua.

Tuduhan Kritikus kepada Ibnu Khaldun

gambar Ibnu Khaldun dalam mata uang Tunisia
gambar Ibnu Khaldun dalam mata uang 10 Dinar Tunisia

Karena perasaan iri dan dengki serta perpindahan kerja yang sering terjadi pada Ibnu Khaldun dari satu pemerintah ke pemerintah lainnya, beberapa kritikus modern tertentu telah menuduhnya kurang patriotis. Tetapi, pembaca harus ingat bahwa patriotisme, seperti yang dimengerti oleh umumnya masyarakat di zaman ini, tidak dikenal dalam Islam. Untuk satu tanah air, Ibn Khaldun pasti selalu setia, yaitu "Darul Islam" atau tempat kebudayaan Islam. (Elfa)

Sumber. WikiPedia, Pengantar dalam kitab Mukaddimah

Muqaddimah Ibnu Khaldun (مقدمة ابن خلدون) sebenarnya adalah sebuah pengantar dari kitab Al-'Ibar wa Diwan al-Mubtada’ wa al-Khabar fi Ayyam al-‘Arab wa al-‘Ajam wa al-Barbar wa man Asharahum min Dzawi al-Sulthan al-‘Akbar. Tetapi uniknya, Muqaddimah ini lah yang justeru lebih dikenal secara luas dari pada kitab Al-'Ibar itu sendiri. Kitab Muqaddimah ini pula yang mengharumkan nama Ibnu Khaldun.

Muqaddimah Ibnu Khaldun

Nama lengkap Ibnu Khaldun adalah Abu Zayd 'Abd al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun al-Hadrami (lahir 27 Mei 1332 – meninggal 19 Maret 1406 pada usia 73 tahun). Beliau adalah seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi.

Proses penulisan kitab ini dilakukan oleh Ibnu Khaldun saat beliau khalwat selama empat tahun di Qal’at Ibn Salamah, istana yang terletak di negeri Banu Tajin. Selama masa menyepi itu, Ibnu Khaldun berhasil merampungkan sebuah karya monumental yang hingga kini masih tetap dibahas dan diperbincangkan.

sumber. WikiPedia

Seorang menteri kabinet Kerja yang cukup kondang datang memenuhi undangan di sebuah acara halaqah yang diadakan di sebuah pesantren besar di Jawa Timur. Bapak menteri tersebut diharapkan untuk berkenan memberikan sambutan atas selesainya pembangunan gedung laboratorium komputer yang dibangun dari dana bantuan pemerintah pusat.

keutamaan sholat tahajjud

Setelah satu persatu sambutan disampaikan oleh mereka yang mendapatkan kehormatan, kini tibalah saatnya pemandu acara mempersilahkan Bapak Menteri untuk memberikan sambutannya. Sebagai mana acara-acara formal lainnya, Pak Menteri memulai sambutannya dengan salam, hamdalah, dan sholawat. Cukup lancar hingga beliau sampai pada kalimat yang sangat menarik perhatian hadirin.

“Saudara-saudara sekalian yang saya hormati,” katanya. “Meskipun para Kiai yang hadir di sini ahli tahajjud siang-malam, belum tentu lebih mulia dari seorang geek yang ahli di bidang teknologi,” lanjutnya dengan sangat berapi-api. Parahnya, seolah tidak merasa sungkan, pernyataan itu terus diulang-ulang oleh Pak Menteri.

Kontan, hadirin menjadi sedikit geger dengan pernyataan yang seolah meremehkan keutamaan sholat tahajjud tersebut. Menit berikutnya para Kiai satu persatu meninggalkan ruang undangan. Mereka enggan mendengarkan sambutan Pak Menteri yang konon rajin puasa Senin-Kamis itu.

Setelah diselidiki, ternyata para Kiai bukannya merasa tersinggung karena Pak Menteri seolah sudah meremehkan keutamaan sholat tahajjud, ataupun peranan para kiai dalam memajukan kualitas pendidikan anak bangsa. Para Kiai tak mampu lagi menahan tawa karena Pak Menteri salah ucap. “Mana ada Tahajjud siang-malam,” ujar seorang Kiai sambil tertawa terpingkal-pingkal. (Elfa)

Syarah al-Durrah al-'Arudhiyyah (شرح الدرة العروضية) ditulis oleh seorang ulama' Kurdistan, Syaikh Nuri bin Baba Ali al-Kardaghi (1956). Beliau seorang ulama' dan penyair yang cukup produktif. Karya-karya beliau mencakup ilmu Nahwu, Shorof, Arudh, dan tentu saja syair yang ditulis dalam bahasa Kurdi, Persi, dan Arab.

Syarah al-Durrah al-Arudhiyyah

Karya-karya syair syaikh Nuri tidak pernah dibukukan semasa hidup beliau. Namun pada tahun 1972, syair-syair syaikh Nuri yang tersebar di berbagai majalah dan surat kabar berhasil dikumpulkan dan dibukukan secara khusus.

Adapun nadhom al-Durrah al-'Arudhiyyah adalah karya syaikh Muhammad Ma'ruf bin Mustofa bin Ahmad al-Nudihi al-Syaharzuri al-Barzanji al-Syafi'i (1838). Seorang ulama' dan dosen di universitas Sulaymaniyah Irak, yang dikenal mengabdikan hidupnya untuk kepentingan ilmu agama.

Jami’ Ad-Durus Al-‘Arabiyyah (جامع الدروس العربية) ini terkenal di kalangan santri penuntut ilmu Nahwu. Kitab ini ditulis oleh seorang ulama’ dan penyair berkebangsaan Lebonon yang cukup produktif, yaitu Syeikh Mushtafa bin Muhammad Salim Al-Ghulayaini.

Jami al-Durus al-Arabiyah

Kitab Jami’ Ad-Durus Al-‘Arabiyyah ini mengunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami bagi para santri yang baru mempelajari ilmu Nahwu dan bahasa Arab. Syeikh Mushtafa dalam kitab ini kerap mengutib syair dan syawahid Arabiyah sebagai contoh-contoh kejadian bahasa realistis di bumi Arab, sehingga tidak aneh jika kitab ini pada tahun 1986 telah naik cetak ulang yang ke-21.

Kitab Jami’ Ad-Durus terbagi dalam tiga juz pembahasan disertai syawahid syair karya Muhammad Haurai, sehingga dapat pula dikatakan bahawa kitab Jami’ Ad-Durus ini termasuk ensiklopedia nahwu dan shorof.

Suatu ketika, kelas 2 Ibtida' di mana saya berkhidmat untuk menyampaikan materi Nahwu menjadi heboh dan ramai sekali. Masalahnya, sebuah pertanyaan iseng berubah menjadi teka-teki yang hampir mustahil dijawab oleh Santriyat yang baru saja mengenal Nahwu itu.


Pertanyaannya: Mengapa Zaid selalu jadi fa'il, dan Amr terus menjadi maf'ul? Pertanyaan ini sudah mengundang berbagai macam jawaban yang sebenarnya tidak salah juga. Namun, dalam tradisi pesantren, menjawab sebuah so'al yang dilontarkan dalam kelas diniyah harus didasari oleh sebuah ibarot (referensi), sehingga santri terbiasa berpendapat tidak sekedar menggunakan ra'yu pribadi namun juga berpedoman pada qaul para ulama'.

Sayangnya, santriyat Hikmatul Banat li Ahlin Najiyah kelas 2 ibtida' ini belum menemukan referensi kuat. Sehingga belum ada jawaban yang disepakati kebenarannya.

Mereka belum mengetahui bahwa pertanyaan serupa pernah dilontarkan seorang menteri Turki, dan mengakibatkan ratusan ulama' dipenjara sehingga madrasah-madrasah pun menjadi sepi.

Karena mencari kesalahan Amr, ratusan ulama' Turki dipenjarakan

Dalam kitab An-Nadharat karya Syaikh Musthafa Luthfi Al-Manfalti (I/307), disebutkan bahwa Daud Pasya, seorang menteri dalam pemerintahan Daulah Utsmaniyah Turki, ingin belajar Bahasa Arab. Lalu dia mendatangkan salah seorang ulama untuk mengajarinya. Setiap kali sang guru menjelaskan i’rab rafa’ dan nashab atau fa’il dan maf’ul, ia mencontohkan dengan lafadz “Dharaba Zaidun Amran”, yang berarti Zaid memukul Amr.

Sang Menteri lalu bertanya: “Apa salah Amr sampai-sampai Zaid memukulnya tiap hari?, Apakah Amr punya kedudukan lebih rendah dari pada Zaid sehingga Zaid bebas memukulnya, menyiksanya dan Amr tidak bisa membela diri?”. Daud Pasya menanyakan ini sambil menghentakkan kakinya ke tanah dengan sangat marah.

Guru menjawab :"Tuanku, tidak ada yang memukul dan tidak ada yang dipukul!. Ini hanya contoh saja yang dibuat ulama Nahwu untuk memudahkan belajar kaidah-kaidah Nahwu”.

Sang Menteri tidak puas dengan jawaban tersebut. Di puncak kemarahannya, ia perintahkan ulama yang telah menjadi gurunya itu untuk dikurung dalam penjara.

Kemudian Daud Pasya memerintahkan bawahannya untuk memanggil ulama Nahwu lainnya. Ia menanyakan pertanyaan tersebut kepada mereka. Jawaban mereka sama, hingga banyak ulama' Turki dipenjara akibat jawaban yang tidak dapat memuaskan hatinya. Tak seberapa lama kemudian penjara pun menjadi penuh oleh para ulama, dan madrasah-madrasah semakin sepi ditinggal pengajar.

Permasalahan ini membuat Daud Pasya melalaikan tugas-tugas kenegaraan yang seharusnya mengedepankan kemaslahatan masyarakat umum, hingga akhirnya ia berfikir untuk mengutus anak buahnya mengundang ulama-ulama Nahwu dari Baghdad. Mereka pun datang menghadiri udangan Menteri dipimpin seorang ulama yang paling alim, cerdas, cakap, dan cerdik.

Di hadapan para ahli Nahwu Baghdad ini, Daud Pasya kembali bertanya: “Wahai ulama' Baghdad, apa salah Amr hingga ia selalu dipukul Zaid?”

Ulama yang paling alim dari para ulama Baghdad tersebut tanpa gentar maju menjawab pertanyaan sang Menteri: “Kesalahan Amr adalah karena ia telah mencuri wawu yang seharusnya menjadi milik Anda”.

Ia menunjuk huruf wawu dalam lafadz Amr setelah huruf ro’ (عمرو). Ia menjelaskan jawabannya: “Dan huruf wawu ini lah yang saharusnya ada dalam lafadz Daud. Lihat! Wawu lafadz Daud hanya satu (داود), yang seharusnya ada dua (داوود)!”. Karena itu, ulama Nahwu memberikan wewenang pada Zaid untuk memukul Amr sebagai hukuman atas perbuatan nya.

Mendengar jawaban itu, Sang menteri benar-benar puas dan memuji ulama tersebut. Ia menawarkan hadiah, apa saja yang anda kehendaki. Namun ulama itu menjawab: “Aku hanya memohon agar para ulama yang anda penjarakan segera dibebaskan”.

Sang Menteri mengabulkannya, seluruh ulama' Turki dibebaskan dari penjara. Ia juga memberikan banyak hadiah kepada para ulama Baghdad yang dianggap sudah berjasa tersebut.

Wallahu a'lamu bis shawab.

penulis
Syamsurrijal Ahmad
Penulis adalah khadimul ma'had dan pengajar di pesantren Al Ahih dan Madrasah Hikmatul Banat Li Ahlin Najiyah, Surabaya.

Tahun baru Islam yang hari ini dirayakan umat Muslimin seluruh dunia, sebenarnya adalah produk politik yang dikeluarkan semasa kekhalifahan sayyidina Umar bin Khattab RA. Mulanya beliau mengeluarkan keputusan ini atas dorongan motivasi perbaikan manajemen sistem kenegaraan yang saat itu dirasa membingungkan. Lebih jelasnya, baca sampai selesai artikel yang kami tulis ini.


Sejarah perumusan kalender Islam

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul-Baari (VII/268), menyebutkan secara rinci runutan kelahiran penanggalan Hijriyah tersebut. Beliau meriwayatkan bahwa setelah 2 setengah tahun Umar RA menjabat sebagai khalifah, tepatnya pada tahun ke 17 Hijriyah, Khalifah mendapat surat yang dikirimkan oleh salah satu gubernurnya, yaitu Abu Musa al-Asy'ari. Sang Gubernur mengadukan kebingungannya; karena banyak surat sayyidina Umar yang datang ke beliau tapi tidak ditandai dengan tanggal.

Dalam rak Abu Musa RA terdapat banyak surat kenegaraan penting, namun beliau (Abu Musa al-Asy'ari) merasa bingung menentukan mana surat yang baru dan mana yang lama, mana perintah terbaru dan mana perintah yang sudah lewat. Karena itu beliau meminta kepada sayyidina Umar untuk membuat sebuah penanggalan resmi agar tidak terjadi lagi kebingungan di antara pejabat bawahannya.

Aduan Abu Musa akhirnya membuat sayydina Umar RA memanggil semua staf dan orang-orang pentingnya untuk berdiskusi merumuskan dan memformulasikan sebuah kalender penanggalan agar tidak lagi ada yang merasa kebingungan. Selain itu juga, penanggalan akan sangat membantu kinerja para staf, gubernur, serta kaum muslimin secara lebih luas.

Kesepakatan tahun baru Islam

Dalam diskusi tersebut, disepakati bahwa kaum muslimin harus memiliki standarisasi penanggalan demi terciptanya kemaslahatan bersama. Namun, mereka masih berselisih dalam menentukan kapan tahun pertama itu dimulai dalam penanggalan Islam nanti?

Ada suara yang mengusulkan tahun pertama sebaiknya dimulai di tahun Gajah; tahun dimana Nabi SAW lahir. Ada juga yang berpendapat di tahun wafatnya Nabi. Dan tidak sedikit yang memiliki ide di tahun Nabi diangkat menjadi Rasul Allah, waktu dimana wahyu pertama kali turun. Dan tentu juga terdapat usulan supaya dihitung mulai tahun hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah.

Dari 4 opsi tersebut, Amirul Mu'minin sayyidina Umar RA memutuskan untuk memulai hitungan tahun di tahun hijrahnya Nabi SAW dari Mekkah ke Madinah sesuai usulan dan rekomendasi sayyidina Utsman dan Ali RA.

Tahun kelahiran dan tahun diangkatnya baginda menjadi Rasul tidak dipilih, karena memang ketika itu mereka masih berselisih tentang waktu kapan tepatnya Nabi lahir, dan kapan wahyu pertama kalinya turun.

Sedangkan tahun wafatnya baginda Nabi SAW, sayyidina Umar menolak menjadikannya sebagai awal tahun karena di tahun tersebut kaum muslimin sangat berduka.

Akhirnya Amirul Mu'minin memilih tahun hijrahnya Nabi; selain karena jelasnya waktu tersebut, hijrah Nabi juga dianggap sebagai pembeda antara yang haqq dan yang bathil, serta menjadi tonggak awal kebangkitan dan kejayaan umat Islam setelah sebelumnya tertindas dan hanya berdakwah secara sembunyi-sembunyi.

Itulah mengapa kalender Islam dinamakan kalender Hijriyah; karena yang menjadi acuan awalnya ialah tahun Hijrahnya Nabi Muhammad SAW.

Muslimin bukan yang pertama memakai kalender Qamariyah

At-Taqwim al-Qamari (Kalender Bulan) sejatinya sudah digunakan jauh sebelum masa Nabi SAW. Dinamakan Qamariyah, karena perhitungan tanggalnya didasarkan peredaran bulan (qamar). Dan metode penanggalan ini sudah dipakai oleh bangsa Arab sejak ratusan dekade.

Bangsa Arab pra Islam (Jahiliyah) sudah mengenal nama-nama bulan Rabi' al-Awwal, Rabi' al-Tsani, Rajab dan sebagainya. Jadi jelas sudah bahwa nama-nama bulan dalam kalender Islam bukan berasal dari wahyu. Tentang nama-nama bulan dalam kalender Hijriah akan kita bahas dalam artikel selanjutnya (Insya Allah).

Muharram sebagai bulan pertama Hijriyah

Setelah dicapai kesepakatan tahun Nabi Hijrah sebagai tahun pertama. Musyawirin berselisih pendapat dalam penetuan bulan yang menjadi awal tahun Hijriyah.

Tentu ada yang menawarkan bulan Rabi' al-Awwal sebagai bulan pertama tahun Hijriyah. Karena di bulan itu Nabi SAW berhijrah. Akan tetapi sayyidina Umar RA memilih bulan Muharram sebagai bulan pertama pada susunan tahun Hijriyah. Keputusan itu beliau ambil selain karena rekomendasi sayyidian Utsman RA, juga karena alasan bahwa hijrah walaupun terjadi di bulan Rabi' al-Awwal, akan tetapi muqadimah (permulaan) hijrah terjadi sejak di bulan Muharram.

Umar bin Khattab RA mengatakan bahwa wacana hijrah itu sudah muncul setelah beberapa sahabat Anshar membai'at Nabi, dan bai'at itu terjadi di penghujung bulan dzul-hijjah. Semangat bai'at itulah yang kemudian mengantarkan Nabi dan sahabat kaum Muhajirin untuk berhijrah. Dan bulan yang muncul setelah Dzul-hijjah ialah bulan Muharram. Karena itu beliau memilih Muharram sebagai bulan pertama di tahun Hijriyah.

Kesimpulan dan penutup

Penghitungan tahun Hijriyah secara resmi memang dimulai pada era Khulafa'ur Rasyidin ke-2. Tidak ditemukan ada riwayat apapun yang mengatakan bahwa perhitungan kalender ini petunjuk langsung dari baginda Nabi Muhammad SAW ataupun wahyu Allah. Benar pula jika masyarakat Arab Jahiliyah sudah mengenal metode penanggalan Qamariyah yang juga digunakan dalam penanggalan Hijriyah.

Namun bukan berarti salah jika kita menyebut kalender Hijriyah sebagai kalender Islam. Karena sistem penanggalan ini juga digunakan dalam aturan ritual peribadatan kaum Muslimin, seperti penentuan ibadah puasa Ramadhan, Shalat Ied, Zakat dan Haji. Bahkan penentuan usia baligh pun didasarkan pada hitungan Qamariyah bukan Syamsiyah.

jadi, masihkah ada yang berpendapat penanggalan Hijriyah adalah bid'ah? Bagaimana pendapat antum?

Riset yang dilakukan oleh sekelompok imuwan Inggris menegaskan bahwa poligami dapat memperpanjang usia pelakunya hingga 12% melebihi lelaki lain yang tidak menikah atau monogami. Dalam penelitian tersebut juga ditemukan bahwa poligami merangsang kebahagiaan, memperbaiki kondisi profesional dan material.

Penelitian ini dipublikasikan dalam pertemuan tahunan International Society for Behavioral Ecology di Ithaca, New York, Amerika Serikat.

Para peneliti dari Universitas Sheffield melaporkan "Seorang pria yang menikahi dua wanita, lebih mampu merasa nyaman dan memiliki rasa percaya diri lebih besar, hingga dapat meraih rencana dan impian."

Para peneliti menyimpulkan bahwa "poligami merupakan rahasia panjang umur dan kebahagiaan masyarakat terdahulu." Kesimpulan ini berdasarkan data-data milik Organisasi Kesehatan Dunia yang memaparkan statistik kesehatan masyarakat di negara-negara yang mengizinkan perkawinan poligami.

Salah seorang peneliti, Lance Workman, spesialis psikologi dari Bath Spa University of British, mengatakan "Semua itu (kesehatan dan panjang usia) dikarenakan Anda memiliki lebih dari satu istri yang merawat Anda. Seperti yang kita tahu bahwa pria yang menikah lebih merasa bahagia dan berpotensi memiliki usia lebih panjang daripada yang tidak menikah".

Virpi Lummaa, ahli ekologi dari Inggris menjelaskan bahwa pria yang berpoligami masih memiliki kualitas alat reproduksi yang baik bahkan sampai berusia 80 tahun. Hal inilah yang diperkirakan memperpanjang usia pria tersebut. Pria poligami akan lebih panjang umur berkaitan dengan faktor sosial dan genetika. Pria tersebut akan terus berjuang menghidupi anak-anak dan istrinya sehingga kemungkinan ia akan lebih baik dalam menjaga kesehatannya.

“Inti dari penelitian ini mengemukakan bahwa kemungkinan para pria poligami dapat lebih panjang umur hanya jika ia bisa memperhatikan dan memperlakukan semua istri dan anaknya dengan adil,” ujar Wilson, seorang antropolog dari Cornell University di Ithaca, New York.

Via. Alyaum.com

Setelah seorang lelaki berhasil mempersunting wanita shalihah idamannya, tak lagi ada yang ia inginkan melebihi ilmu amalan memperlancar rezeki. Sehingga dengan mudah ia akan membangun rumah tangga harmonis yang mengundang ketentraman dan kasih sayang.

Rezeki yang mengalir lancar merupakan kunci hadirnya kebahagiaan, sebuah alasan untuk istri menghargai suami, jaminan pendidikan dan masa depan anak-anak sehingga terwujudlah Baiti Jannati, rumahku adalah sorgaku.

Meski tujuan pernikahan bukan semata-mata hanya pemenuhan hasrat jasmaniah belaka, namun juga terdapat dimensi ketaatan ibadah di dalamnya. Namun, keinginan untuk mendapatkan rezeki yang melimpah adalah sah-sah saja, dan diperbolehkan dalam agama.

Memang tak sepenuhnya benar jika dikatakan bahwa rezeki yang banyak merupakan kunci kebahagiaan rumah tangga. Bahagia tidak bisa diukur dengan materi belaka. Betapa banyak mereka yang dari luar kelihatan berkecukupan harta, tapi memendam kepedihan yang tersembunyi. Namun rezeki sebenarnya bukan sekedar tumpukan materi. Karena itulah lelaki yang sanggup membahagiakan istrinya, maka ia telah menguasai ilmu amalan memperlancar rezeki.

Kebahagiaan istri memperlancar rezeki

Rezeki sebenarnya bukan cuma makanan yang kita makan, minuman yang kita minum, pakaian yag disandang, ataupun rumah yang ditinggali. Namun rezeki adalah segala hal yang membuat kita merasa bersyukur kepadaNya. Maka, jika dikatakan kebahagiaan istri dapat memperlancar rezeki suami, cukup rasional. Inilah alasannya:
  1. Istri yang bahagia menjalani hidup dengan positif.
  2. Istri yang bahagia dipenuhi rasa syukur dan ini akan menarik hal-hal positif ke dalam kehidupan rumah tangga, termasuk rezeki.
  3. Istri yang bahagia akan senantiasa mendoakan suaminya, doa yang ikhlas dari hati yang dalam agar suaminya dilindungi dalam setiap langkah dan dipermudah jalan rezekinya.
  4. Istri yang bahagia akan menjadi partner yang menyenangkan bagi suami, membuat suami tenang untuk bekerja dan mencari rezeki bagi keluarga.
  5. Istri yang bahagia akan menjadi pendukung utama suaminya bukan hanya di saat susah tetapi di saat sedih dan menghadapi masalah.
  6. Istri yang bahagia dapat diandalkan suaminya untuk mendidik anak-anak yang bahagia. Anak-anak yang bahagia akan menjadi anak-anak yang saleh, berbakti dan berguna bagi masyarakat.
  7. Istri yang bahagia menjadi tanda bahwa suami memperlakukan istri dengan baik. Allah menyukai hambanya yang berbuat baik. Orang baik rezekinya juga baik.
Demikianlah alasan mengapa Anda perlu membahagiakan istri. Buat apa sih suami banting tulang mencari rezeki, mengucurkan keringat tanpa lelah kalau tidak mampu membuat istri bahagia? Wahai para istri berterima kasihlah pada Allah dan juga pada suamimu atas semua rezeki Allah yang membahagiakan hatimu dengan senantiasa taat pada perintah Allah dan perintah suami (yang tidak bertentangan dengan perintahNya).

Haji Badri dari Indonesia mengundang kekaguman masyarakat Islam di Saudi Arabia lantaran dianggap berhasil mengamalkan tauladan Rasulullah saw. Bapak berusia 53 tahun itu tak lelah menggendong ibunya selama ritual ibadah Haji tahun 1436 H (2015) ini.


Tauladan Rasulullah

Media lokal 'Al Madinah' menyebut Haji Badri sebagai Uwais Al-Qorni dari Indonesia karena baktinya yang luar biasa terhadap ibunya.

Uwais Al-Qorni adalah seorang ulama' dari golongan Tabi'in yang pernah diceritakan oleh Rasulullah saw sendiri. Bahkan beliau memerintahkan sahabatnya untuk meminta do'a dari Uwais.

Khalifah Umar Bin Khatab ra meriwayatkan, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Nanti akan datang seseorang bernama Uwais bin ‘Amir (Uwais Al-Qarni) bersama serombongan dari Yaman. Ia memiliki penyakit kulit kemudian sembuh darinya kecuali bagian satu dirham. Ia punya seorang ibu dan sangat berbakti padanya. Seandainya ia mau bersumpah pada Allah, maka akan diperkenankan yang ia pinta. Jika engkau mampu agar ia meminta pada Allah supaya engkau diampuni, mintalah padanya.”

Jama'ah Haji yang telah mengharumkan nama bangsa ini menunaikan ibadah Haji bersama ibundanya yang telah sepuh berusia 85 tahun. Mulai dari berangkat dari rumah di Indonesia hingga menuntaskan pelaksanaan Rukun Haji, beliau tidak terlihat lelah merawat, menggendong ibunya kemananapun sampai saat ini.

Semoga beliau dan ibundanya diberikan Haji Mabrur, senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin. Keberhasilan beliau dalam mentauladani Rasulallah saw menjadi insporasi bagi kita semua.

Anda mungkin sering sekali mendengar berbagai macam kata mutiara yang anda temui pada berbagai macam media informasi baik cetak maupun elektronik. Banyak orang yang menggunakan kata mutiara sebagai salah satu ciri khas mereka yang tujuannya agar orang lain dapat terinspirasi. Kata mutiara yang sering disampaikan memiliki berbagai tema yang dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan anda. Salah satu tema yang sedang tren untuk kata mutiara adalah yang berkaitan dengan kehidupan. Kata mutiara tentang kehidupan dapat menjadikan anda bangkit dari keterpurukan baik itu kesedihan maupun kekecewaan. Kata mutiara yang berkaitan dengan kehidupan biasanya merupakan ekspresi dari pengalaman seseorang yang menginspirasi mereka untuk mengungkapkannya dalam kata kata.

Kata-Mutiara-Tentang-Kehidupan

Tema kehidupan untuk kata mutiara dapat menjadikan seseorang lebih bersemangat dan bergairah lagi dalam menjalani kehidupan mereka. Kata mutiara ini dapat anda buat dengan kreasi sendiri ataupun mengutip dari kata kata orang terkenal yang sudah banyak digunakan orang lain. Kata mutiara tentang kehidupan menjadi salah satu suntikan energi positif bagi orang yang sedang jatuh. Membagikan kata mutiara selain dapat memotivasi orang lain, anda sendiri dapat mengambil pelajaran dari kata mutiara yang anda berikan kepada orang lain. Anda akan mendapat manfaat sekaligus yakni dapat memotivasi orang lain dan juga memberi semangat bagi diri anda sendiri.

Anda dapat menjadikan beberapa referensi kata mutiara bertemakan kehidupan yang kami rekomendasikan di bawah ini sebagai kata mutiara untuk orang-orang terdekat anda. Pilih saja menurut anda yang sesuai dengan keadaan dan siapa yang anda berikan.

Kumpulan Kata Mutiara Tentang Kehidupan

Cara terbaik menghukum orang yang telah melakukan kesalahan terhadap kita ialah dengan berbuat baik kepadanya. 
Kesederhanaan adalah pengalaman yang sangat berharga di dunia. - Leonardo da Vinci 
Hidup itu sulit. Bahkan lebih sulit ketika kamu bodoh. - John Wayne 
Hidup adalah sebuah percobaan. Semakin banyak percobaan yang kau buat, semakin baik. 
Teman adalah seseorang yang mengetahui semua tentang dirimu dan dia tetep mencintaimu. - Elbert Hubbard 
Ada 3 hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang : keegoisan, memanfaatkan orang dan mempermainkan/ menggantungkan perasaan seseorang. 
Perubahan itu tidak selalu dibutuhkan dalam hidup, karena perubahan itu sendiri adalah kehidupan. 
Pengalaman buknlah apa yang terjadi padamu, tetapi bagaimana kamu merespon apa yang terjadi padamu. - Aldous Huxley 
Belajarlah untuk melepaskan seseorang yang terus menyakitimu. Jika kamu berarti baginya, dia tak akan pernah biarkan kamu terluka. 
Hidup itu apa yang terjadi pada mu saat kamu sibuk membuat rencana yang lain. - Allen Saunders

Barisan kalimat dari kata mutiara tentang kehidupan di atas hanya beberapa saja, sedangkan di tempat lain masih banyak lagi variasi kata mutiara yang bisa anda gunakan. Kata mutiara yang kami sajikan sebenarnya hanya sebagian saja yang mana biasa digunakan dan familiar bagi di telinga masyarakat.

Penggunaan kata kata mutiara sendiri memang tidak selalu efektif untuk setiap orang, tetapi paling tidak ada upaya kita untuk membangkitkan semangat orang lain melalui kata kata mutiara yang kita berikan.

Setiap orang pasti memiliki impian yang ingin dicapainya. Untuk mencapai impian tersebut pasti membutuhkan perjuangan yang sangat keras. Mungkin kala waktu dalam perjalanannya mencapai impian tersebut kita seringkali merasa putus asa hingga menyerah untuk mencapai impian tersebut. Hal tersebut wajar karena pada dasarnya setiap manusia membutuhkan dorongan yang sangat kuat untuk mencapai sesuatu hal yang diinginkannya, salah satunya adalah dengan kata inspirasi yang mampu membuatnya termotivasi.

Kata-Inspirasi

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mencapai impian, beberapa hal yang sering dilakukan adalah dengan memiliki motivasi dan inspirasi yang sangat kuat. Misalnya saja kita sudah berumah tangga dan memiliki anak yang memang wajib kita hidupi dengan layak. Anak kita akan menjadi inspirasi kita untuk bekerja lebih keras setiap harinya agar kita mendapatkan uang dan dapat memenuhi segala kebutuhannya.

Lain halnya dengan yang belum berumah tangga, misalnya kita masih kuliah dan bujang bahkan tidak memiliki pacar. Mungkin beberapa omongan dari teman kuliah tersebut yang terkadang tidak sengaja menjadi kata inspirasi untuk kita bisa mencapai tujuan tersebut.

Kumpulan Kata Inspirasi


Nah, untuk itu berikut di bawah ini adalah beberapa kumpulan kata inspirasi pilihan yang tersaji untuk anda yang membutuhkan kata - kata yang menjadikan kita semakin termotivasi.
Kamu bisa melakukan apapun, tapi tidak segalanya - David ellen. 
Bahagialah orang yang mengetahui dan dapat mencintai siapa yang harus dicintai. 
Aku tidak punya aturan. Aku hanya berusaha selalu melakukan yang terbaik setiap saat dan setiap hari - Abraham Lincoln. 
Apapun yang bisa di bayangkan pikiran manusia, serta di yakini dan diusahakannya.. PASTI AKAN TERCAPAI!!! 
Jangan iri melihat kesenangan orang lain, karena tiap tiap orang ada kesenang dan penderitaan masing masing.

Itulah beberapa kata inspirasi dan motivasi yang mungkin anda butuhkan untuk memberikan motivasi dan inspirasi dalam menggapai impian. Tidak setiap impian yang kita inginkan harus terwujud, namun setidaknya kita mampu mencapainya entah itu hanya 80% - 90%. Intinya tetap bersyukur dan tetap semangat dalam menjalani hidup ini. Ingat, masih banyak orang yang sangat membutuhkan dari kita.

Kumpulan Kata Inspirasi Terbaru

Kehidupan tidak membutuhkan kita jadi yang terbaik, hanya membutuhkan kita telah melakukan yang terbaik - H. Jackson Brown, Jr. 
Jangan membiarkan masalah bertumpuk sampai akhirnya kamu enggak bisa menyelesaikannya. 
Jangan pernah perlihatkan kesedihan kita di depan umum, karena itu tak akan pernah berguna. 
Apa yang tersulit di dunia? Tetapi juga yang terindah. Itu adalah cinta - Ali Hassan. 
Mungkin anda tidak akan mendapatkan apapun yang di impikan, namun anda tidak akan mendapatkan apapun tanpa memimpikannya terlebih dahulu.

Terkadang kita memang tidak menyadarinya, namun tidak semua orang memiliki keberuntungan dan seenak hidup yang kamu miliki saat ini. Jangan lupa untuk selalu berbagi rezeki kepada sesama yang membutuhkannya. Ingat, kita hidup di dunia ini sendirian dan hanya sementara saja.

Sekian dan terima kasih sudah berkunjung untuk membaca artikel singkat dan semoga anda semua sukses serta tercapai semua impian yang diimpikan.

Persahabatan memang sesuatu yang indah yang bahkan sulit untuk dideskripsikan bagaimana rasanya. Sahabat adalah tempat mencurahkan berbagai perasaan yang sedang kita rasakan, apalagi hal-hal yang tidak mengenakkan pasti akan selalu disampaikan kepada sahabat. Untuk itu anda perlu memberikan kata kata mutiara untuk sahabat sebagai tanda terimakasih atas kelapangan mereka dalam menerima segala keluh kesahmu. Sebagai sahabat yang baik, anda harus dapat mencairkan suasana ketika keadaan sahabat anda sedang tidak baik. Salah satu caranya adalah dengan memberinya ucapan kata mutiara yang sudah kamu persiapkan khusus untuknya.

Kata-Kata-Mutiara-Untuk-Sahabat

Memberikan kata-kata mutiara untuk sahabat pada awalnya mungkin akan membuat canggung satu sama lain. Namun setelah itu sahabat yang mendapat kata-kata mutiara pasti merasa bahagia dan bangga mempunyai sahabat seperti anda. Anda dapat memakai kata-kata yang formal dalam menyampaikan kata-kata mutiara anda, atau alternatif lain anda dapat menyampaikan inti dari kata mutiara dengan bahasa anda sendiri agar terkesan lebih santai.

Variasi kata mutiara untuk sahabat sangat banyak jenisnya, anda dapat memilih yang sesuai dan menurut anda pas untuk disampaikan kepada sahabat anda agar persahabatan anda menjadi semakin berwarna dan lebih indah. Mari kita simak bersama beberapa contoh kata mutiara untuk sahabat tercinta kita.

Kumpulan Kata Kata Mutiara Untuk Sahabat

Sahabat adalah seseorang yang selalu menyampaikan kebenaran walau terkadang itu menyakitkan. Tapi itu dia lakukan untuk kebaikan. 
Tidak cukup hanya bekerja keras. Tapi harus disertai kerja ikhlas. Dan sepertinya itu juga tidak cukup, anda harus kerja ikhlas. 
Kapan orang bodoh mengalahkan orang pintar. Saat orang bodoh tadi terus bergerak, dan orang pintar tadi berhenti bergerak. 
Kawan sejati ialah orang yang mencintaimu meskipun telah mengenalmu dengan sebenar-benarnya yaitu baik dan burukmu. 
Terlalu banyak berharap akan menyakitimu, namun itu bukan alasan tuk menyesali diri. Ingat, sahabat selalu ada untukmu. 
Sahabat yang baik itu sangat sulit ditemukan, sulit dihilangkan, dan tak mungkin dilupakan. 
Lebih mudah memaafkan "kesalahan" musuh daripada memaafkan "kesalahan" seorang sahabat. 
Teman sejati adalah ia yang bersedia masuk dalam kehidupanmu saat seluruh dunia berjalan meninggalkanmu. 
Persahabatan meningkatkan kebahagiaan, dan meredakan kesengsaraan, dengan cara menggandakan kegembiraan kita, dan membagi kesedihan kita. 
Seorang pacar bisa menjadi mantan pacar, namun seorang sahabat akan selalu menjadi sahabat, takkan pernah menjadi mantan sahabat.

Kata kata mutiara untuk sahabat dapat menjadi media perekat persahabatan anda. Dengan kata mutiara tersebut anda dapat mengungkapkan apa yang anda rasakan selama ini ketika bersahabat dengannya. Anda juga dapat menyelipkan ungkapan rasa senang anda bersahabat dengannya dalam kata mutiara. Penggunaan kata mutiara dalam menyampaikan rasa sayang kepada sahabat akan sangat berarti. Anda juga dapat menggunakan kata mutiara untuk ketika anda sedang bertengkar dengan sahabat anda. Kata mutiara tersebut dapat menjadi media pendamai ketika terjadi masalah.

Demikianlah tadi sejumlah kata-kata mutiara pilihan yang dapat anda jadikan pilihan untuk diberikan kepada sahabat tercinta anda. Bingkailah kata-kata mutiara tersebut dengan momen yang pas agar penyampaian kata kata mutiara untuk sahabat tersebut dapat berkesan dan memberikan makna yang dalam bagi sahabat anda.

Siapa yang tidak menginginkan suatu sikapromantis baik itu pasangan anda maupun pacar. Sikapromantis adalah sikap yang ditunjukan untuk menjadi lebih dekat. Banyak sekali cara untuk membuat suatu sikap menjadi keadaan yangromantis. Salah satu cara untuk menjadiromantis yang mudah san simpel adalah dengan mengucapkan kata kata cinta romantis kepada orang yang anda cinta secara langsung. Kehidupan percintaan memang sangat rumit namun juga menyenangkan tergantung dengan bagaimana kita menjalaninya. Cinta yang sangat tulus memang seharusnya diberikan kepada orang yang terkasih dengan ikhlas dan benar-benar tulus menjalaninya.


Kata-Kata-Cinta-Romantis

Dengan kata kata cintaromantis ini tentunya pasangan anda akan merasa senang dan gembira mendengarkannya. Kata kata cintaromantis memang dibuat untuk meluluhkan hati setiap orang karena kumpulan kata kata cinta romantis ini muncul dari berbagai pengalaman hidup tentang cinta. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita jadikan motivasi tentang cinta di dalam rangkaian kata kata cintaromantis ini. Perhatian yang snagat kuat, sikap saling menghargai satu sama lain juga merupakan hal yang wajib ada di dalam suatu hubungan percintaan.

Berikut ini ada beberapa kata kata cinta romantis yang bisa anda gunakan untuk merayu maupun memberikan kesan cinta kepada pasangan maupun pacar anda.

Kumpulan Kata Kata Cinta Romantis

Mencintai kamu butuh waktu beberapa detik, namun melupakanmu butuh waktu ku seumur hidup. 
Mungkin tuhan sengaja memberi kita berjumpa dengan orang yang salah sebelum menemui insan yang betul supaya apabila kita akhirnya menemui insan yang betul, kita akan tahu bagaimana untuk bersyukur dengan pemberian dan hikmah di balik pemberian tersebut. 
Kamu tak perlu menjadikan dirimu cantik/ganteng untuk bisa memilikiku, kamu hanya perlu menunjukkan bahwa aku membutuhkanmu. 
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat. 
Jika esok pagi menjelang, akan aku tantang matahari yang terbangun dari tidur lelap nya. 
Karena hanya sinar aku lah yang kelak akan mampu menghangatkan dingin nya hatimu. 
Aku ingin meraih kembali cintamu menjadi kenyataan. Saat diriku dalam siksaan cinta, dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkan aku. 
Malam tadi aku kirimkan bidadari untuk menjaga tidurmu. Ternyata dia cepat kembali. Dan berkata, bidadari tidak perlu menjaga bidadari? 
Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum. 
Rasa sayang adalah rasa yang tumbuh nyata bukan semu, kokoh berakar dan menjalar sampai perut bumi, berbatang besar dan berdaun rindang. Dengan rasa yang tidak pernah tumbang dan memberikan manfaat yang besar. 
Untuk bisa bahagia dalam suatu rumah tangga kita harus saling mengerti satu sama lain, karena aku berharap engkau bahagia berasama aku. 
Rela jika aku mengerti kamu sedangkan kamu tak mengerti aku. 
Janganlah kau janjikan bintang dan bulan untuk aku, cukup dengan memberikan janji kamu akan selalu ada bersamaku di bawah cahayanya. 
Seandainya hidupku hanya tinggal satu hari lagi, aku akan sangat bahagia jika didalam sisa umurku aku berada dalam pangkuanmu. 
Cintaku, ada apa denganmu? Ingin sekali kukatakan padamu dengan indah padamu. Tersenyumlah seperti bintang di surga karena aku akan menunggumu di hari yang cerah untuk jiwa yang sepi.

Kasih sayang akan menjadi lebih indah dan sempurna jika dijalani bersama dengan saling member dan saling menerima kekurangan maupun kelebihan satu sama lain. Walaupun hanya dengan kata kata cinta romantisyang mudah untuk diucapkan, namun makna serta arti yang terkandung di dalam rangkaian kata kata cintaromantis ini cukup menyentuh dan tentunya sangat merasuk jika diucapkan oleh pasangan maupun pacar anda.

Itulah tadi beberapa kumpulan kata kata cintaromantis yang dapat anda jadikan referensi menghadirkan suasanaromantis yang mudah dan simpel namun mengandung banyak arti. Tidak hanya itu saja kata kata cintaromantis juga bisa menjadi suatu motivasi dalam menjalani kehidupan bersama orang tercinta.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget