Manfaat Poligami Memperpanjang Usia Pelakunya Hingga 12%

Riset yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan Inggris menegaskan manfaat poligami yang dapat memperpanjang usia pelakunya hingga 12% melebihi lelaki lain yang tidak menikah atau monogami. Dalam penelitian tersebut juga ditemukan bahwa poligami merangsang kebahagiaan, memperbaiki kondisi profesional dan material.


Penelitian ini dipublikasikan dalam pertemuan tahunan International Society for Behavioral Ecology di Ithaca, New York, Amerika Serikat.

Para peneliti dari Universitas Sheffield melaporkan “Seorang pria yang menikahi dua wanita, lebih mampu merasa nyaman dan memiliki rasa percaya diri lebih besar, hingga dapat meraih rencana dan impian.”

Para peneliti menyimpulkan bahwa “poligami merupakan rahasia panjang umur dan kebahagiaan masyarakat terdahulu.” Kesimpulan ini berdasarkan data-data milik Organisasi Kesehatan Dunia yang memaparkan statistik kesehatan masyarakat di negara-negara yang mengizinkan perkawinan poligami.

Salah seorang peneliti, Lance Workman, spesialis psikologi dari Bath Spa University of British, mengatakan “Semua itu (kesehatan dan panjang usia) dikarenakan Anda memiliki lebih dari satu istri yang merawat Anda. Seperti yang kita tahu bahwa pria yang menikah lebih merasa bahagia dan berpotensi memiliki usia lebih panjang daripada yang tidak menikah”.

Virpi Lummaa, ahli ekologi dari Inggris menjelaskan bahwa pria yang berpoligami masih memiliki kualitas alat reproduksi yang baik bahkan sampai berusia 80 tahun. Hal inilah yang diperkirakan memperpanjang usia pria tersebut. Pria poligami akan lebih panjang umur berkaitan dengan faktor sosial dan genetika. Pria tersebut akan terus berjuang menghidupi anak-anak dan istrinya sehingga kemungkinan ia akan lebih baik dalam menjaga kesehatannya.

“Inti dari penelitian ini mengemukakan bahwa kemungkinan para pria poligami dapat lebih panjang umur hanya jika ia bisa memperhatikan dan memperlakukan semua istri dan anaknya dengan adil,” ujar Wilson, seorang antropolog dari Cornell University di Ithaca, New York.

Via. Alyaum.com

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.