Bahagiakan Istri, Ilmu Amalan Memperlancar Rezeki

Setelah seorang lelaki berhasil mempersunting wanita shalihah idamannya, tak lagi ada yang ia inginkan melebihi ilmu amalan memperlancar rezeki. Dengan harapan, ia akan mudah membangun rumah tangga harmonis yang mengundang ketentraman dan kasih sayang.


Rezeki yang mengalir lancar merupakan kunci hadirnya kebahagiaan, sebuah alasan untuk istri menghargai suami, jaminan pendidikan dan masa depan anak-anak sehingga terwujudlah Baiti Jannati, rumahku adalah sorgaku.

Meski tujuan pernikahan bukan semata-mata hanya pemenuhan hasrat jasmaniah belaka, namun juga terdapat dimensi ketaatan ibadah di dalamnya. Namun, keinginan untuk mendapatkan rezeki yang melimpah adalah sah-sah saja, dan diperbolehkan dalam agama.

Memang tak sepenuhnya benar jika dikatakan bahwa rezeki yang banyak merupakan kunci kebahagiaan rumah tangga. Bahagia tidak bisa diukur dengan materi belaka. Betapa banyak mereka yang dari luar kelihatan berkecukupan harta, tapi memendam kepedihan yang tersembunyi. Namun rezeki sebenarnya bukan sekedar tumpukan materi. Karena itulah lelaki yang sanggup membahagiakan istrinya, maka ia telah menguasai ilmu amalan memperlancar rezeki.

Kebahagiaan istri memperlancar rezeki

Rezeki sebenarnya bukan cuma makanan yang kita makan, minuman yang kita minum, pakaian yag disandang, ataupun rumah yang ditinggali. Namun rezeki adalah segala hal yang membuat kita merasa bersyukur kepadaNya. Maka, jika dikatakan kebahagiaan istri dapat memperlancar rezeki suami, cukup rasional. Inilah alasannya:

  1. Istri yang bahagia menjalani hidup dengan positif.
  2. Istri yang bahagia dipenuhi rasa syukur dan ini akan menarik hal-hal positif ke dalam kehidupan rumah tangga, termasuk rezeki.
  3. Istri yang bahagia akan senantiasa mendoakan suaminya, doa yang ikhlas dari hati yang dalam agar suaminya dilindungi dalam setiap langkah dan dipermudah jalan rezekinya.
  4. Istri yang bahagia akan menjadi partner yang menyenangkan bagi suami, membuat suami tenang untuk bekerja dan mencari rezeki bagi keluarga.
  5. Istri yang bahagia akan menjadi pendukung utama suaminya bukan hanya di saat susah tetapi di saat sedih dan menghadapi masalah.
  6. Istri yang bahagia dapat diandalkan suaminya untuk mendidik anak-anak yang bahagia. Anak-anak yang bahagia akan menjadi anak-anak yang saleh, berbakti dan berguna bagi masyarakat.
  7. Istri yang bahagia menjadi tanda bahwa suami memperlakukan istri dengan baik. Allah menyukai hambanya yang berbuat baik. Orang baik rezekinya juga baik.

Demikianlah alasan mengapa Anda perlu membahagiakan istri. Buat apa sih suami banting tulang mencari rezeki, mengucurkan keringat tanpa lelah kalau tidak mampu membuat istri bahagia? Wahai para istri berterima kasihlah pada Allah dan juga pada suamimu atas semua rezeki Allah yang membahagiakan hatimu dengan senantiasa taat pada perintah Allah dan perintah suami (yang tidak bertentangan dengan perintahNya).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.