Sowan Kyai, Tradisi Silaturahmi Ala Santri

Sowan merupakan tradisi silaturahmi santri kepada seorang kiai dengan tujuan sekedar meminta doa, atau meminta fatwa, solusi dan petunjuk atas permasalahan yang sedang dihadapi, atau bahkan hanya bertujuan berkunjung untuk sekedar bertatap muka saja.


Lalu, apa sebenarnya manfaatnya? Dan haruskah kita sowan pada kiai? Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa silaturahmi dapat melapangkan rizki dan juga diberi umur panjang.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَه

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik ra. beliau berkata: Saya pernah mendengar Nabi Muhammad saw. bersabda: Barang siapa yang ingin di lapangkan rizkinya dan ditangguhkan kematiannya, maka hendaknya menyambung tali silaturahmi. (HR. Bukhari & Muslim)

Bagi santri baru biasanya sowan kiai dengan di antar orang tuanya, yang tidak lain tentu untuk mencari restu dan doa dari sang kiai, sekaligus agar si Santri Baru dapat mengenal kiyai-nya lebih dekat.

Namun, pada kenyataanya tradisi sowan kiai ini tidak hanya berlaku bagi santri baru, santri yang masih menetap di pondok atau bahkan alumni juga sering berkunjung dan sowan ke ndhalem kiai.

Bagi alumni pondok pesantren yang telah lama meninggalkan pondok dan sudah berkelana jauh merasakan pahit-manisnya kehidupan, tentu sowan kiai sangatlah di anjurkan. Selain untuk menyambung tali silaturahmi, kembali ke pondok dan mencium tangan kiai ibarat recharge (isi ulang) kekosongan jiwa bagi alumni. Seolah yakin berkat do’a dari sang kiai semua masalah kehidupan akan mudah teratasi.

Dalam sebuah hadits shohih disebutkan:

قال رسول الله : الدُّعَاءُ سِلَاحُ الْمُؤْمِنِ ، وَعِمَادُ الدِّينِ ، وَنُورُ السَّموَاتِ وَالأَرْض

Rasulullah saw. bersabda: Doa adalah pedang orang mu’min, tiang agama, dan merupakan cahaya langit dan bumi.

Dan Allah SWT berfirman:

أدعوني أستجب لكم

Berdoalah (mintalah) kalian kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan. (QS. Mu’min: 60)

Dari sini dapat disimpulkan bahwa sowan dan silaturahim kepada kiai dan meminta doa kepadanya tentu sangat di anjurkan, terlebih kiai merupakan orang yang zuhud dan taat beribadah, sehingga besar kemungkinan doanya akan di kabulkan oleh-Nya.

Dengan demikian kita dapat optimis dalam menjalani kehidupan berkat doa dari orang tua dan kiai. Inilah salah satu poin positif sowan kiai. (Mcl)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.